Jumat, September 30, 2022

KMAN VI Suaranya Boleh Global Aksinya Kearifan Lokal

SENTANI, ppid.jayapurakab.go.id – Kongres Masyarakat Adat Nusantara(KMAN) VI Tahun 2022 yang akan berlangsung di wilayah adat Tabi Provinsi Papua terus digaungkan oleh panitia besar KMAN VI yang dikolaborasikan bersama dengan panitia lokal. Kendati gaungnya KMAN VI ini begitu mengglobal namun pada aksi kegiatan ini tetap mengedepankan budaya dan karakteristik lokal dari masyarakat adat Tabi sebagai tempat di mana hajatan adat nusantara ini berlangsung.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Sekjen PB AMAN, Rukka Sombolinggi kepada sejumlah awak media mengatakan bahwa sejumlah hal unik di Papua khususnya yang ada di wilayah adat Tabi akan ditampilkan pada event adat nusantara ini. Praktek kearifan lokal pada kegiatan masyarakat adat Nusantara ini juga mau menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat sangat kental dengan kearifan lokal serta pemanfaatan hasil alamnya.

“Kita akan usahakan, suaranya boleh global atau nasional tapi aksinya termasuk makanannya tetap lokal sesai dengan khas masyarakat setempat, jadi kita makan ubi-ubian, sagu, kita akan coba untuk tidak menggunakan plastik tetapi menggunakan bahan-bahan piring dan cangkir dari alam,” beber Rukka saat diwawancarai media ini di sela kegiatan pra-event KMAN IV yang digagas oleh anak muda Papua kreatif dalam acara Papua Intimate Dinner di Sultan Hotel Jakarta, belum lama ini.

Tidak hanya menu makanan ber ciri khas lokal ala masyarakat adat setempat, namun kata Rukka ada sejumlah hal menarik lainya di antaranya akan ada kolaborasi pertunjukan seni antara anak-anak adat dari Papua dan tempat lainya di nusantara.

Ia juga menambahkan Papua sebagai pulau terbesar nomor dua di Indonesia dan seiring dengan konsep negara perairan di Indonesia, maka danau Sentani sebagai pusat kegiatan sarasehan dipandang sangat tepat dan memberi kesan akan kekayaan alam nusantara yang tidak terpisahkan dengan kekayaan budaya masyarakat setempat.

“Jadi akan ada sarasehan-sarasehan yang lokasinya dilaksanakan di pulau-pulau di tengah danau Sentani tepatnya di lokasi perkampungan masyarakat adat di tengah danau Sentani, ini juga kita mau menunjukan bahwa memang kita memiliki kekayaan sebagai negara perairan di wilayah Nusantara ini,” imbuhnya.

Sementara Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si yang juga selaku Ketua Umum KMAN VI tahun 2022 di wilayah adat Tabi kepada sejumlah media nasional dan lokal mengatakan bahwa sejumlah persiapan menyambut KMAN IV ini sudah berjalan baik.

“Peserta ini nanti tinggal di rumah-rumah masyarakat adat, jadi masyarakat adat di sana sangat antusias untuk menyambut saudara-saudaranya, mereka tidak memikirkan seperti apa yang orang pikirkan tentang Papua, mereka ingin untuk menyambut saudara-saudaranya selama berada di sana. Dan ini yang mau kita tunjukan selama kongres ini, bagaimana kearifan lokalnya, bagaimana rasa persaudaraan ini kental sebagai sesama anak negeri di wilayah nusantara ini,” ujarnya.

Share to

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here